Seakan Terjadi Pembiaran Terhadap Praktek Tambang Pasir Illegal di Kabupaten Bintan

Seakan Terjadi Pembiaran Terhadap Praktek Tambang Pasir Illegal di Kabupaten Bintan

Oleh : Richard Batubara

BINTAN – (KK) : Gunjingan soal tambang pasir liar di Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan, kian menghangat. Apalagi para pelaku illegal minning tersebut, telah meluluhlantakan akses jalan yang biasa digunakan warga membawa hasil pertanian, ke pasar tradisional. Kondisi jalan yang dilalui armada pengangkut pasir illegal dari kawasan itu, kini hancur bagai bubur. Tentu saja petani lokal yang menggerutu.

Herannya, aparat kepolisian dari Polres Bintan seakan mengambil sikap bungkam terhadap aktivitas tersebut. Bukan hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bintan pun terkesan tak peduli dengan lingkungan yang sudah porak poranda itu.

Wandi (40) yang getol memperhatikan lingkungan, sangat menyesalkan sikap pemerintah kabupaten Bintan, yang terkesan acuh atas kegiatan itu. Menurutnya, sudah waktunya pemerintah daerah mengambil sikap terhadap pelaku tambang pasir liar itu, “Sebenarnya, sudah waktunya pemerintah daerah mengambil sikap atas kegiatan itu.

Janganlah menunggu sampai pulau Bintan ini dipenuhi oleh kubangan-kubangan raksasa, yang menjadi istana nyamuk Aedes. Jika dilihat langsung ke lokasi tambang liar itu, memang sangat banyak lubang bekas galian yang ditinggal begitu saja oleh pelakunya. Jika hal ini dibiarkan, tentu akan menjadi sarang nyamuk, yang setiap saat bisa memangsa warga yang tinggal disekitar itu, “katanya geram.

Ketika Doli Boniara, Bupati Bintan. dikonfirmasi lewat layanan sms ke ponselnya (18/01/2016) kemarin, tidak mampu menjawab pertanyaan yang diberikan. Sikap tersebut, justru menimbulkan asumsi miring terhadap orang nomor satu di kabupaten itu. Diduga, ada setoran tersendiri yang didapat dari para penambang liar itu.

Jika pemerintah Kabupaten Bintan dan aparat Kepolisian Bintan tidak segera mengambil sikap terhadap penambang liar itu, tak terbayangkan bagaimana kondisi pulau bersejarah ini ke depannya. (Red)

Share This Post

Post Comment