Satresnarkoba Polres Lingga Kembali Ungkap  Tindak Pidana Narkotika Jenis Ganja

Satresnarkoba Polres Lingga Kembali Ungkap  Tindak Pidana Narkotika Jenis Ganja

LINGGA : Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Polres Lingga kembali mengungkap kasus tindak pidana Narkotika jenis Ganja.

Hal ini disampaikan Kasat Resnarkoba IPTU Raja Vindo  Valentino S.sos dan didampingi Kasubag Humas Polres Lingga AKP Hasbi Lubis saat Konferensi Pers di Ruangan Satresnarkoba Polres Lingga (18/9/2020).

Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang SIK.M.SI melalui Kasat Resnarkoba IPTU Raja Vindo  Valentino S.Sos menyampaikan bahwa keberhasilan melakukan pengungkapan kasus narkoba  terhadap inisial TB (21) karena adanya informasi dari masyarakat pada Kamis, 3/9/2020, sekira pukul 17.30 Wib.

Setelah mendapat informasi tersebut, selanjutnya pada, Jumat, 4/9/2020 Satresnarkoba Polres Lingga langsung memilih anggota untuk melakukan Undercover Buy atau Pembelian Terselubung terhadap TB.

Setelah melakukan penyamaran pembelian terselubung, anggota Satresnarkoba Polres Lingga mendapatkan kesepakatan dari TB, bahwa narkotika yang diduga jenis ganja tersebut, akan diserahkan pada Minggu, 6/9/2020, melalui kedatangan Kapal Roro yang berangkat dari pelabuhan Roro Telaga Punggur Kota Batam menuju pelabuhan Roro Jagoh Singkep Barat Kabupaten Lingga.

Namun pada pukul 16.30 Wib, TB dan Anggota Satresnarkoba Polres Lingga yang melakukan penyamaran, mendapatkan informasi bahwa Kapal Roro tersebut batal berangkat dikarenakan dalam keadaan rusak dan sedang perbaiki.

Selanjutnya, kamis, 10/9/2020, TB menghubungi anggota Satresnarkoba Polres Lingga yang melakukan penyamaran Via Handphonenya dan menawarkan bagi dua untuk pembelian narkotika yang diduga jenis ganja tersebut sebesar Rp. 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah) per orang.

Tidak sampai disitu, pada Sabtu, 12/9/2020, Anggota Satresnarkoba Polres Lingga dihubungi kembali oleh TB dan mengatakan mengundur waktu Sampai  Selasa, 15/9/2020 atau Rabu,16/9/2020, akan menerima narkotika diduga jenis ganja tersebut.

Tepat pada Selasa, 15/9/2020 sekira pukul 19.30 wib, TB menghubungi  anggota Satresnarkoba Polres Lingga yang melakukan penyamaran. Dalam komunikasi tersebut, ternyata TB telah mencurigai anggota Satresnarkoba Polres Lingga yang menyamar adalah seorang Anggota Kepolisian.

Mendengar kecurigia TB, Satresnarkoba Polres Lingga langsung melakukan penyelidikan terhadap TB dan didapatkan Informasi bahwa TB sedang berada di Pelabuhan Roro Jagoh Singkep Barat Kabupaten Lingga.

Pada pukul 23.00 wib, kapal Roro yang berangkat dari pelabuhan Roro Telaga Punggur Kota Batam  menuju pelabuhan Roro Jagoh  Singkep Barat Kabupaten Lingga telah sandar. Selanjutnya Anggota Tim Satresnarkoba Polres Lingga, menunggu di depan Gerbang Pintu Batas Pengantar / Penjemput di Pelabuhan Roro Jagoh Singkep Barat Kabupaten Lingga.

Dan pada pukul 23.30 wib anggota tim Satresnarkoba Polres Lingga langsung memberhentikan TB yang baru keluar dari gerbang pintu batas pengantar / penjemput  pelabuhan Roro Jagoh Singkep Barat Kabupaten Lingga.

Untuk itu, anggota tim Satresnarkoba Polres Lingga memanggil 2 (dua) orang Pegawai Pelabuhan Roro Jagoh Singkep Barat Kabupaten Lingga dan memperlihatkan Surat Perintah Tugas dari Satresnarkoba Polres Lingga, guna menyaksikan penggeledahan badan, pakaian  dan kendaraan terhadap TB. Pada saat penggeledahan badan dan pakaian  TB, hanya ditemukan 1 (satu)  unit handphone merk VIVO 1919.

Lalu, dilakukan penggeledahan  kendaran yang dikendarai TB. Ditemukan 1 (satu) kantong kain warna hitam dalam keadaan tergantung di bawah spakbor belakang bagian bawah sepeda motor saudara TB.

Disaksikan oleh TB dan 2 (dua) orang pegawai pelabuhan Roro Jagoh Singkep Barat, anggota tim Satrenarkoba Polres Lingga membuka kantong kain berwarna hitam tersebut, ternyata ditemukan 2 (dua) paket bungkusan warna coklat yang dibalut isolasi warna bening, ditemukan daun kering yang diduga narkotika jenis ganja.

Selanjutnya, anggota Satresnarkoba Polres Lingga mengintrogasi TB, bahwa benar 2 (dua) paket bungkusan yang diduga narkotika jenis ganja tersebut adalah milik TB yang diperoleh dari kawannya yang bernama JF (DPO) berada di  Kota Batam.

Guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, anggota Satresnarkoba Polres Lingga membawa TB beserta Barang Bukti kekantor Satresnarkoba Polres Lingga.

Terhadap tersangka TB, dapat diancam dalam pidana pasal 114 ayat (1) atau pasal 111 ayat (1) dengan ancaman Pidana Penjara paling singkat  5 (lima) tahun, sesuai dengan UU dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, sebagaimana dimaksud Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya.

Sumber Humas Polres Lingga
Editor Jepri pakpahan

Share This Post