Ruli Perbatasan Riau Dibongkar Upika

Ruli Perbatasan Riau Dibongkar Upika

Foto : Camat, Sakinah SSTP MSI, Kapolsek, Kompol Vera Taurensa SS MH dan Danramil Kapten Arh H Sitorus, saat berasa dilokasi pembongkaran Ruli.

Oleh Iwan Syah Sitorus

BAGAN BATU : Paska penggusuran Rumah liar (Ruli) dan warung remang-remang yang di lakukan Upika Bagan Sinembah setahun yang lalu, rupanya tidak membuat jerah para pelaku, buktinya para pelaku Ruli tanpa merasa bersalah kembali membangun Ruli dan warung diatas ‘Daerah Milik Jalan’ (DMJ) di wilayah perbatasan, tepatnya di depan SPBU Perbatasan Riau Sumut.

Kembalinya marak Warung liar di wilayah perbatasan tersebut, akhirnya Upika Kecamatan Bagan Sinembah kembali melakukan pembongkaran. Yang disaksikan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Bagan Sinembah, yakni Camat, Sakinah SSTP MSI, Kapolsek, Kompol Vera Taurensa SS MH dan Danramil Kapten Arh H Sitorus.

Sebelelumnya, Upika Kecamatan Bagan Sinembah sudah memberikan peringatan terhadap pemilik bagunan liar yang berada di perbatasan tersebut untuk segera mengosongkan atau membokar sendirinya bangunannya.

Namun, surat yang sudah di layangkan oleh Upika tersebut tidak di indahkan, sehingga tindakkan tegas pembongkaran paksa di lakukan terhadap seluruh warung liar yang berada di depan SPBU perbatasan itu dibongkar bersih.

Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP MSI kepada wartawan , Rabu (26/9) menyampaikan bahwa pembongkaran tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti surat peringatan yang sudah diberikan terlebih dahulu.

“Hari ini harus bersih, tidak ada toleransi, sebab kita juga sudah ingatkan, tapi tak diindahkan, ya kita bongkar,”ungkapnya.

Pantauan di lapangan, bangunan yang dibongkar oleh Satpol PP tersebut terbuat dari terpal plastik yang sengaja dipasang pemilik warung agar mudah dibongkar jika suatu saat ditertibkan.

“Kami pasang plastik agar mudah dibongkar, kita juga tau suatu saat pasti dibongkar,” ungkap salah satu pemilik warung R Nainggolan.

Pada kesempatan itu juga, Camat meminta kepada para pemilik warung untuk mematuhi aturan yang berlaku. Dan kedepannya tidak ada lagi bangunan liar khusunya di wilayah Perbatasan.

“Ini juga untuk kebaikan bersama, kalau ini dibiarkan, pasti akan menjamur lagi, makanya hari ini kita selesaikan dengan baik-baik,” tegas Camat, mengakhiri.

Kabiro korankomunitas.com : Sujiono

Share This Post