Proyek Taman Median Jalan Bisa Merusak Citra Bupati Natuna

Proyek Taman Median Jalan Bisa Merusak Citra Bupati Natuna

KORANKOMUNITAS : Gencarnya berita Dugaan korupsi belakangan ini oleh beberapa media dalam masa kepemimpinan Bupati H. Abdul Hamid Rizal Kabupaten Natuna  patut diapresiasi.

Mengapa tidak,  gebrakan untuk memberantas korupsi sudah sepatutnya didukung oleh semua elemen masyarakat, demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Maka, sudah sepantasnya Bupati kabupaten Natuna, H. Abdul Hamid Rizal, untuk lebih bertindak tegas terhadap bawahannya, agar citranya dan pemerintah kabupaten Natuna tidak tercoreng karena ulah oknum yang serakah.

Tidak percaya, Ini salah satu buktinya, seperti yang dilansir www.keprinews.co.id

Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan menganggarkan belanja modal pengadaan konstruksi atau pembelian bangunan lainnya lebih dari Rp.13 Milyar lebih (Rp.13.108. 908. 000.) dengan realisasi sebesar  Rp. 12 Milyar lebih (Rp.12.874.648.703.).

Belanja tersebut direalisasikan untuk pembangunan Taman Median Dua Jalur Bukit Arai, yang dilaksanakan oleh CV. KS, sesuai Kontrak Nomor 0l/SP/Fisik Median/DPRKPP/2019, tanggal 15 Juli 2019, senilai  Rp. 2,2 Milyar lebih  (Rp 2.221.613.976,00,) dengan jangka waktu selama 150 hari kalender.

Namun sayang, pekerjaan tersebut tidak selesai 100 persen dikerjakan diakhir tahun 2019. Tetapi anehnya, malah dipaksakan dibayarkan 100 persen.

Tidak terlihat ada pot bunga ditaman ini

Terkait dugaan korupsi tersebut, sudah sepatutnya pihak penegak hukum agar tidak segan-segan lagi untuk melakukan penindakan, demi tegaknya supremasi Hukum di Kabupaten Natuna Provinsi kepulauan Riau.

Lebih lengkapnya baca : http://keprinews.co/12/07/2020/natuna-proyek-taman-median-tidak-diselesaikan-dibayarkan-100-persen

Atau

Proyek Taman Median Jalan Tak Selesai Tapi Dibayar Penuh

Oleh Gindo

Share This Post