Diduga, Tuna Grahita Korban Pemalsuan Surat Tanah

Diduga, Tuna Grahita Korban Pemalsuan Surat Tanah

Foto : Sui Bun (insert E-KTP, SKT)

TANJUNGPINANG : Laporan Polisi dugaan “Pemalsuan Surat” Edward Saragi, SE., SH., dan 4 rekannya, Nomor : LP-B/57/IV/2019/KEPRI/SPK.RES TPI, tertanggal 22 April 2019, dengan terlapor Hengky Suryawan, ternyata melibatkan salah seorang penyandang tuna grahita.

Edward Saragi, minggu (28/4/2019) memaparkan dua SKT dari 11 fotocopy Surat Keterangan Tanah yang dilampirkan oleh Hengky Suryawan selaku Ketua I Yayasan HIPEPARI (Himpunan Pengusaha Eksportir Pasir Kepulauan Riau) kepada Badan Pertanahan Nasional Kota Tanjungpinang, sebagai pertimbangan, agar BPN kota Tanjungpinang tidak memproses permohonan penerbitan sertifikat tanah Edward Saragi dan empat rekannya, karena Hengky Suryawan menduga Tanah Edward Saragi termasuk dalam bidang tanah Yayasan HIPEPARI.

“Secara kemanusiaan, saya merasa ini perlakuan keji, bayangkan, bisa-bisanya seorang tuna grahita bisa dilibatkan untuk dugaan Pemalsuan Surat Keterangan Tanah, realitanya tuna grahita, maaf, intelejensi nya masih “dibawah rata-rata” atau berkebutuhan khusus. Dan saya yakin 100 persen, ia hanya dimanfaatkan mereka yang serakah” papar Edward geram.

(Tuna grahita : keadaaan keterbelakangan mental)

Berita terkait :   Edward Saragi Laporkan Hengky Suryawan ke Polisi

Keji memang, mengapa tidak, hanya untuk mendapatkan kepemilikan tanah yang bukan tanahnya, mereka sanggup memperalat orang penyandang tuna grahita.

Dijelaskan Edward Saragi, bahwa foto copy SKT atas nama SUI BUN kuat dugaan dipalsukan, tidak percaya, ini analisanya, pertama, SUI BUN, pada tahun penerbitan SKT atas namanya berumur 24 tahun dan diterbitkan tanggal 7 Juni 1986 (sebenarnya tahun 1985 dirubah menjadi 1986) karena di nomor SKT tahun 1985 dan Nomor 97 menimpa nomor aslinya. Asumsinya, tahun 1985-24 : 1961 jikapun tahun 1986-24 : 1962, sementara di E-KTP milik SUI BUN sekarang, SUI BUN Lahir tanggal 02-01-1964. Silahkan dicek, saran Edward, mengakhiri.

E-KTP Sui Bun
Surat Keterangan Tanah (SKT) atas nama Sui Bun, alamatnya RT. 2 RW III, tanda panah perubahan nomor SKT no 97 dilakukan guna menerbitan Gambar Situasi (GS).
Pada GS, tahun 1985 diubah menjadi tahun 1986, sementara di SKT tahun 1985.

Oleh Gindo H Pakpahan.

Share This Post