Bangunan Pujasera Tapal Batas Terlantar

Foto : Kondisi bangunan tapal batas yang terbengkalai.

Oleh : Dodi Gusman Manurung

Tanjungpinang-korankomunitas.com : Bangunan Pujasera tapal batas Kota Tanjungpinang terkesan dibiarkan terlantar. Pasalnya, sejak dibangun proyek pada tahun lalu, sama sekali tidak pernah berfungsi. Padahal proyek pembangunan sarana tersebut telah menelan biaya besar.

Menurut salah satu warga yang sering melintas di bangunan pujasera, bahwa sejak pertama dibangun sarana pujasera tersebut belum pernah berfungsi sampai saat ini, selasa (25/10).

“Entah dengan alasan apa pemerintah membangun sarana itu. Manfaat yang bisa di nikmati saat ini hanya ketinggian semak ilalang dan kekusaman tanpa perawatan,” katanya.

Masih menurutnya, menjadi suatu keheranan atas pilihan pemerintah dalam menetapkan peruntukan bangunan pujasera. Sejak rampung proyek sarana bangunan pujasera di tapal batas, belum tampak ada aktifitas apa-apa.

“Kondisi bangunan pujasera ini memprihatinkan karena tidak terawat, begitupun pasti warga enggan untuk berjualan dilokasi itu.”

Ia juga menambahkan, manfaat bangunan pujasera tersebut nyaris tidak ada. Menurutnya lagi, kalau terus menerus dibiarkan kemungkinan kondisinya akan semakin parah.

“Jadi kalau tidak ada gunanya, terkesan proyek ini akal-akalan saja untuk mubazirkan uang negara,” ungkapnya.

Meskipun komunikasi via seluler sudah diupayakan, sayangnya sampai saat ini Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Pemko Tanjungpinang, Ir. H. Almazuar Amal belum dapat menjelaskan.

Karena kesibukan beban tugas yang begitu padat, kepala dinas hanya bisa merespon melalui pesan singkat.

“Maaf lagi sibuk seal karimata, Selasa (minggu depan) kita berikan untuk konfirmasi dengan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di kantor,” jelas Almazuar melalui via sms selulernya. (***)

Share This Post

Post Comment