Aneh karena Lahan, Pelabuhan Dompak Jadi Mangkrak

Aneh karena Lahan, Pelabuhan Dompak Jadi Mangkrak

Foto :  Kondisi kaca depan pelabuhan Dompak yang hancur

Tanjungpinang-korankomunitas.com: Dikarenakan masalah lahan pekerjaan pembangunan pelabuhan laut Dompak dihentikan oleh Kementerian Perhubungan. Padahal, sejak tahun 2013 sampai 2015 Kementerian Perhubungan telah mengucurkan puluhan milyar rupiah dari APBN melalui Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang untuk membangun pekerjaan yang beberapa tahap tersebut.

Namun sangat disayangkan pelabuhan yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, kini kondisinya sangat memperihatikan.

Kepala KSOP kelas II Tanjungpinang ketika hendak dikonfirmasi Media ini beberapa hari yang lalu enggan ditemui. Dengan berbagai alasan Rajuman Sibarani selaku Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang, mengatakan kepada Staf nya, bapak tak bisa diganggu karena sedang sibuk.

“bapak belum bisa dijumpai. Masih banyak pekerjaan,” kata Fathur di depan ruang kerja Kepala kantor, Selasa (06/06/2017).

Sementara itu Azis Kasim Djou selaku pengawas dalam proyek pelabuhan Dompak menuturkan ditempat kerjanya, terhentinya pekerjaan tersebut di tengah jalan terkendala lahan, mereka mau kita menyerahkan lahan.

“Alasannya lahan belum diserahkan Pemprov Ke Pusat. Maka itu pusat menghentikan pembangunannya. Tidak mudah untuk menyerahkan lahan, karena lahan itu kekayaan daerah,” ungkap Azis diruang kerjanya, Selasa (6/6/2017) lalu.

Ia mencontohkan, kami sudah banyak sekali bangun SD, SMP, pelabuhan di pulau-pulau, bandara Letung bandara Tambelan di tanah Pemda, tak ada kami persoalkan lahannya. Yang penting tanah itu sudah dibebaskan.

“Tapi kenapa hanya Dompak dan Mocoh dipersoalkan. Itu aja persoalannya,” beber Azis.

Karena tidak dimanfaatkan, kini kondisi pelabuhan Dompak yang berjarak kurang lebih 2 kilo meter dari kantor Gubernur Kepri telah hancur berantakan. Sebagian plafon pada rusak, colsed untuk buang air kecil ada yang hilang, dan Kaca depan pelabuhan pada pecah, dan masih banyak lagi kerusakan di bagian lainnya. Diharapkan Kajati Kepri agar mengusut permasalahan yang ada dalam pembangunan pelabuhan Dompak. Sebab, uang negara yang digunakan seakan disia-siakan.

Oleh Doni Martin Sianipar

 

 

 

Share This Post