Acara Work Shop Bagi Petugas parkir, Name Tag Tak Kunjung Nampak

Foto : Rompi petugas parkir Pemko Tanjungpinang

Tanjungpinang- korankomunitas.com
Untuk memenuhi segala kelengkapan dan kebutuhkan petugas parkir di lapangan, pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo) kota Tanjungpinang, menggelar Work Shop yang diikuti 140 petugas parkir yang telah terdata. Informasi yang didapat, acara yang digelar awal Agustus 2017 itu berlangsung seharian penuh.

Dibalik kesuksesannya menggelar acara tersebut, Dishub Kominfo juga membagikan beberapa item alat kerja untuk keperluan petugas parkir. Seperti, Fluit dan talinya, serta Rompi berwarna merah, yang wajib dipakai, setiap kali menjalankan tugas.
Informasi lain juga menyebutkan, Riono, Sekda kota Tanjungpinang secara simbolis menyerahkan kartu Pengenal (Name Tag-red) kepada dua orang petugas parkir di ujung acara tersebut. Tapi herannya, kelanjutan penyerahan Name Tag kepada petugas parkir lainnya, justru tak jelas juntrungannya. Bahkan, sampai berita ini muncul, Name Tag tersebut tetap tak jelas juntrungnya.

Selain itu, harga dari beberapa alat kelengkapan kerja tersebut, diduga digelembungkan. Untuk sebuah Fluit misalnya, pelaksana kegiatan membandrol harganya 34 ribu rupiah perbuah. Sedangkan satu Tali Fluit, dibandrol dengan harga 22 ribu rupiah. Dan untuk harga per Name Tag, dibandrol 45 ribu rupiah. Sedangkan satu Rompi, diberi harga 148 ribu rupiah.

Foto : Fluit dan talinya yang terpisah
Foto : Diduga, dari pabriknya, Fluit dan tali satu paket terbungkus.

 

Sebelum kembali ke rumah masing-masing, para peserta Work Shop, diberi amplop berisi uang sebesar tujuhpuluh ribu rupiah. Disisi lain, seorang petugas parkir mengakui, kalau Name Tag yang akan dibagikan, tak pernah terwujud, “kalau Name Tag itu memang belum ada bang sampai sekarang, “sebutnya, sambil meminta, agar namanya tidak dipublikasikan.

Diperoleh informasi, bahwa yang menjabat sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan) pada acara tersebut adalah M. Yamin, Kabid Darat di kantor Dishub Kominfo kota Tanjungpinang. Kamis (07/09/2017), media ini coba melakukan konfirmasi ke kantornya. Namun menurut penjelasan seorang staf wanita di kantor itu, bahwa Yamin sedang keluar, “pak Yamin sedang keluar, pak, “ujar wanita berkerudung itu. Dan coba dihubungi ke ponselnya. Namun tidak direspon.
Akhirnya, konfirmasi pun dilakukan melalui layanan sms. Dan saat itu Yamin mengatakan, kalau harga pada kelengkapan alat untuk petugas parkir itu, sudah sesuai dengan standard, “untuk harga tersebut, masih di dalam harga SSH (Standard Satuan Harga). Jadi tidak digelembungkan, “kata Yamin lewat sms.

Oleh Richard Batubara

Share This Post