4 Rumah Terbakar

4 Rumah Terbakar

Foto : Kondisi salah satu rumah yang terbakar, usai dipadamkan.

Oleh Iwan Syah Sitorus

BAGAN BATU :  Diduga akibat arus pendek listrik, 4 petak rumah kontrakan di wilayah Kepenghuluan (Desa) Bagan Manunggal, tepatnya di Jl Pirdam Jalur lV, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) hangus terbakar diamuk si jago merah, Selasa (28/8/2018) sekitar pukul 19.30 wib malam tadi.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum Wartawan  dari Mapolsek Bagan Sinembah menyebutkan adapun ke-4 petak rumah kontrakan tersebut adalah milik Pahala Situmorang (54) yang juga merupakan warga Jl Pirdam, Jalur lV.

Diketahui juga, rumah 4 petak tersebut yang dihuni hanya 2 rumah, sedangkan yang 2 rumah lagi kosong, sedangkan 2 rumah yang dihuni lagi ditempati oleh Zul Efendi Pohan (berkeluarga) dan rumah yang 1 lagi ditempati oleh lndriyani (lajang).

saat dihubungi Wartawan melalui telepon selulernya Pahala Situmorang mengaku bahwa ia mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat dari kebakaran tersebut.

“Iya benar, itu rumah kontrakan kita, yang kebetulan tepat di depan kediaman kita (saya, red). Kalau menurut taksiran ku sekitar dua ratus juta rupiah lah kerugian akibat kebakaran itu,” sebutnya mengakui dengan sedikit aksen Bataknya.

Sementara Kapolsek

Bagan Batu – Diduga akibat arus pendek listrik, 4 petak rumah kontrakan di wilayah Kepenghuluan (Desa) Bagan Manunggal, tepatnya di Jl Pirdam Jalur lV, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) hangus terbakar diamuk si jago merah, Selasa (28/8/2018) sekitar pukul 19.30 wib malam tadi.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum Wartawan  dari Mapolsek Bagan Sinembah menyebutkan adapun ke-4 petak rumah kontrakan tersebut adalah milik Pahala Situmorang (54) yang juga merupakan warga Jl Pirdam, Jalur lV.

Diketahui juga, rumah 4 petak tersebut yang dihuni hanya 2 rumah, sedangkan yang 2 rumah lagi kosong, sedangkan 2 rumah yang dihuni lagi ditempati oleh Zul Efendi Pohan (berkeluarga) dan rumah yang 1 lagi ditempati oleh lndriyani (lajang).

saat dihubungi Wartawan melalui telepon selulernya Pahala Situmorang mengaku bahwa ia mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat dari kebakaran tersebut.

“Iya benar, itu rumah kontrakan kita, yang kebetulan tepat di depan kediaman kita (saya, red). Kalau menurut taksiran ku sekitar dua ratus juta rupiah lah kerugian akibat kebakaran itu,” sebutnya mengakui dengan sedikit aksen Bataknya.

Sementara Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Vera Taurensa SS kepada wartawan  menyebutkan kronologis kejadian tersebut berdasarkan penyidikan sementara bahwa pada Selasa (28/8) malam tadi sekira pukul 19.30 wib diduga api berasal dari rumah saudari Indriyani.

“Yang mana pada saat itu saudari lndriyani pergi meningglkan rumah sekira jam 16.00wib. Sedangkan saudara Zul Efendi Pohan bersama istri sedang berada dirumah dalam keadaan cuaca hujan dan kemudian tiba-tiba api sudah besar yang kemudian saudara Zul beserta istri dan anak-anaknya langsung lari menyelamatkan diri,” sebut Vera berdasarkan dari hasil penyelidikan sementara.

Lanjutnya lagi bahwa dugaan sementara, api berawal dari rumah Indriyani, “api diduga berasal dari arus listrik pendek yang berasal dari rumah saudari lndriyani. Menurut saksi pertama yang melihat api adalah saudara Asrul 49 warga Pirdam Jalur empat Kepenghuluan Bagan Manunggal,” demikian ungkap Kompol Vera Taurensa SS MH.

Bagan Sinembah, Kompol Vera Taurensa SS kepada wartawan  menyebutkan kronologis kejadian tersebut berdasarkan penyidikan sementara bahwa pada Selasa (28/8) malam tadi sekira pukul 19.30 wib diduga api berasal dari rumah saudari Indriyani.

“Yang mana pada saat itu saudari lndriyani pergi meningglkan rumah sekira jam 16.00wib. Sedangkan saudara Zul Efendi Pohan bersama istri sedang berada dirumah dalam keadaan cuaca hujan dan kemudian tiba-tiba api sudah besar yang kemudian saudara Zul beserta istri dan anak-anaknya langsung lari menyelamatkan diri,” sebut Vera berdasarkan dari hasil penyelidikan sementara.

Lanjutnya lagi bahwa dugaan sementara, api berawal dari rumah Indriyani, “api diduga berasal dari arus listrik pendek yang berasal dari rumah saudari lndriyani. Menurut saksi pertama yang melihat api adalah saudara Asrul 49 warga Pirdam Jalur empat Kepenghuluan Bagan Manunggal,” demikian ungkap Kompol Vera Taurensa SS MH.

Share This Post