Realisasi Pembangunan Batu Miring, Tunggu Ada Korban

Realisasi Pembangunan Batu Miring, Tunggu Ada Korban

TANJUNGPINANG : Konyol, itu yang mungkin patut diungkapkan kepada pemimpin negeri, jika realisasi kebijakannya harus menunggu ada bencana dan rakyat menjadi korbannya.

Mengapa tidak, seperti yang dirasakan warga yang bertempat tinggal di Jalan MT. Haryono Gang Tanjung Sari RT. 03. RW. 02, Kelurahan Tanjungpinang timur, Kecamatan Bukit bertari, kota Tanjungpinang, rasa was-was terus menghantui, apalagi jika musim penghujan tiba, ketakutan akan terjadinya longsor yang akan menghantam rumahnya, pasti mengancam nyawa keluarganya.

Rasa cemas tersebut, sudah dilaporkannya kepada pihak pemerintah daerah dari tahun 2010 Sampai tahun 2019 namun tidak terealisasi dan yang lebih konyolnya lagi, lokasi rawan longsor tersebut telah ditinjau beberapa kali oleh pihak-pihak yang berkompeten, dengan memberi harapan palsu, “Akan segera direalisasikan dibangun batu miring, guna menghindari resiko bencana tanah longsor”.

Foto bekas longsoran yang pernah terjadi beberapa tahun lalu, material batu dan tanah sampai menutupi sebagian teras samping rumah warga.

Besar sekali harapan warga, agar pihak pemerintah kota Tanjungpinang memproritaskan usulan pembangunan batu miring tersebut dan jangan ditolak lagi.

Mengapa tidak, sudah berapa kali ganti Wali kota Tanjungpinang, sudah puluhan anggota DPRD kota Tanjungpinang turun meninjau ke lokasi dan sudah berapa kali diukur dan di foto. Malahan, Proposal dan gambar hingga perencaan anggaran juga sudah diserahkan kepada Dinas PU, Walikota, serta kelurahan.

Tetapi anehnya, setiap kali didalam Musyawarah Kelurahan, pembangunan batu miring tersebut menjadi perioritas, namun ketika berada di Musrenbang kota Tanjungpinang, usulan pembangunan batu miring tersebut hilang dari prioritas pembangunan.

Diatas bekas longsoran ini, ada beberapa rumah warga, diragukan bakal menjadi korban longsor juga.

Haryanto (54) Ketua RW. 02 RT. 03 Tanjung Sari, Sangat berharap usulan pembangunan batu miring mereka tidak ditolak lagi di tahun 2020 oleh pemerintah kota Tanjungpinang. “Kita sangat mengharapkan realisasi pembangunan batu miring itu dikerjakan tahun 2020 ini Dan jangan sampai ada korban nyawa barulah dibangun, dan kami minta juga agar Anggota DPRD yang berada di daerah pemilihan lokasi rawan lonsor tersebut, berniat baik untuk memperjuangkan aspirasi kami” harapnya.

Oleh Gindo

Share This Post