Masyarakat Basira Dirugika, Minta Perusahaan Penuhi 4 Poin Kesepakatan

Masyarakat Basira Dirugika, Minta Perusahaan Penuhi 4 Poin Kesepakatan

BAGAN SINEMBAH RAYA – Masyarakat Aliansi Peduli Jalan (MAPJ) musyawarah dengan perusahaan di fasilitasi pemerintah kecamatan Basira terkait truk angkutan melebihi kapasitas tonase melintasi jalan lintas kecamatan Basira. Selasa (3/3/2020).

Sebelumnya MAPJ mengajukan surat nota keberatan kepada Camat Basira. Dimana masyarakat merasa dirugikan atau hak jalan warga telah di rampas oleh perusahaan.

Dalam musyawarah tersebut, salah satu MAPJ, Drs Elizar Siregar, menyampaikan bahwa jalan aspal dengan kelas III C yang dibangun oleh pemerintah rusak parah akibat kendaraan yang beraktifitas untuk perusahaan.

“Kita lihat, sejak berdirinya kecamatan Basira jalan lintas kecamatan semakin rusak parah akibat mobil perusahaan yang melintas. Selain itu juga kami melihat semakin banyak kecelakaan di basira ini. dengan aktifitas kendaraan perusahaan jelas melanggar peraturan, jadi sebagai warga yang berbangsa sudah seharusnya menjunjung tinggi aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Hal senada di sampaikan Marwan Sinaga (Aliansi Peduli Jalan) bahwa warga masyarakat sudah sangat resah terhadap ulah perusahaan.

“Kami hanya meminta, kembalikan hak jalan sesuai dengan fungsinya, memang tidak semua akibat dari kendaraan perusahaan yang beraktifitas, namun sesuai amatan kami 90 persen kerusakan jalan ini akibat dari perusahaan,” katanya.

Pada kesempatan itu, di hadapan Camat Basira, Para Datuk Penghulu, Warga, Perwakilan dari Beberapa Perusahaan dan lainnya, Marwan dengan tegas mengatakan bahwa warga masyarakat akan melakukan penyetopan truk pengangkut Produksi Perusahaan sawit apabila tidak merespon permintaan warga masyarakat.

“kami akan turun ke jalan melakukan aksi penyetopan terhadap mobil yang melebihi muatan, apabila permohonan kami tidak di respon atau di tanggapi,” tegasnya.

Ditambahkannya, berdasarkan himbauan Camat sebelumnya, kendaraan perusahaan agar melintas di waktu malam untuk sementara waktu, demi keamanan pengguna jalan, namun hal itu tidak di tanggapi dan sama sekali tidak menghargai tampuk pemimpin di Kecamatan Basira ini.

“masyarakat sudah marah sekali, memang selama ini, di perbaiki, namun bukan semakin bagus semakin merusak jalan. karena perbaikan selama ini jalan aspal yang rusak di perbaiki dengan tanan dan batu petron yang ada malah semakin rusak, dan berabu, bahkan parahnya akibat batu petron tersebut rumah warga banyak yang rusak dan ban kendaraan meletup akibat batu runcing berserakan di jalan, dan itu sangat membahayakan sekali,” terangnya.

Penghulu Harapan Makmur Jaya, Adnan menyampaikan atas nama Forum Kepenghuluan Basira mengatakan bahwa dalam 2 tahun lalu telah melakukan perjanjian terkait persoalan tersebut.

“Namun Hingga hari ini belum juga di realisasikan. Jadi kami rasa tidak ada toleransi lagi terhadap perusahaan,”ucapnya.

Pada Kesempatan itu, Camat Basira, H.M Drs Yusuf MSI, menyampaikan kesepakatan musyawarah dan menyimpulkan Poin – Poin yang harus di penuhi oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah Jalan lintas Kecamatan Basira.

Adapun Poin – poin tersebut yakni.

1. Mobil yang melebihi tonase harus mengganti Armada sesuai dengan kapasitas jalan Kecamatan Bagan Sinembah Raya Selama Satu Bulan.

2. Atas Ketentuan Poin 1, Masyarakat Aliansi Perduli Jalan melakukan pengawasan terhadap keluar masuk mobil

3. Apabila di temukan mobil angkutan melebihi tonase, tidak mematuhi kesepakatan pada poin 1, maka akan melakukan pembuatan Portal/atau mencari jalan alternatif

4. Semua mobil angkutan yang melintasi jalan Kecamatan Bagan Sinembah Tetap Membantu Perbaiki Jalan.

Oleh Iwansyah Sitorus (Kabiro korankomunitas.com)

Share This Post