Hebat, PT. Tian 70 Utama, Tak Peduli Pada DLHK Rohil, Tetap Buang Limbah

Hebat, PT. Tian 70 Utama, Tak Peduli Pada DLHK Rohil, Tetap Buang Limbah

BALAI JAYA – Atas desakan warga Masyarakat Dusun kencana dan Dusun Sei Kundur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir kembali turun Ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Tian Tujuhpuluh Utama yang sudah sangat meresahkan atas perbuatan Pabrik tersebut yang membuang Limbah sembarangan. Selasa (03/03/2020).

Dari Pantauan awak media terlihat Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir didampingi oleh Tim Projo Feri Iska sedang meninjau Kolam Limbah PT. Tian 70 Utama Kepenghuluan Pasir Putih Kecamatan Balai Jaya.

Muhammad Nur Hidayat.SH ketua Tim DLHK Rohil saat ditemui awak media dan mempertanyakan terkait sangsi yang di berikan kepada PT.Tian 70 Utama pada 08 oktober 2019 , lalu dirinya mengatakan” Bukan Sanksi tapi teguran dan Pembinaan ada sembilan poin yang harus diperbaiki oleh Perusahaan dalam batas 90 hari kerja.” Jelasnya.

Tim DLHK Rohil. di dampingi Pengurus projo kecamatan Balai Jaya.

Saat kembali dipertanyakan apakah kesembilan Sanksi tersebut telah di laksanakan Dayat menjawab, “Ini yang akan kita cek mana saja yang telah mereka penuhi dan Poin mana yang tidak mereka Indahkan biar jelas semua.” katanya.

Jika teguran dari Sembilan Poin-poin tersebut tidak dilaksanakan oleh Perusahaan tindakan apa yang akan diterima oleh Perusahaan Dayat mengatakan “Nanti kita akan laporkan ke Pimpinan dan beliau nanti akan memutuskan Bisa saja jika memang kesalahan mereka fatal sanksi lebih tegas dan berat yang akan Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit PT.Tian 70 Utama terima.” Katanya singkat.

Salah seorang Perwakilan dari Projo. Feri Iska.SH mengatakan dirinya sangat menyanyangkan tindakan PKS PT. Tian 70 Utama yang tidak peduli akan kelestarian Aliran Parit Alam dengan membuang limbah secara sengaja yang menimbulkan aroma Bau Busuk yang menyengat.

DLHK Rokan Hilir bersama warga Dusun Sei kundur dan Dusun kencana.

“Mengherankan jika terkait persoalan masyarakat hukum itu seperti belati yang sangat tajam tetapi jika sudah menyangkut Perusahaan yang pemiliknya orang kaya hukum kok terkesan tumpul terhalang oleh teknis birokrasi yang berbelit Belit ada apa dibalik ini semua.” Kata Feri nada heran.

Dilanjutkan Feri sudah jelas Perusahaan Buang Limbah dan pernah diberi Sanksi teguran Oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir kenapa harus turun kembali dengan persoalan yang sama.

“Kan ini seperti lelucon, yang aneh Pabrik PT. Tian 70 Utama sudah di periksa Oleh DLHK Rohil hasilnya terbukti dan ada 9 Poin yang harus mereka laksanakan tetapi tidak dilaksanakan bahkan tetap saja membuang limbah Pabriknya,” ungkapnya.

“Jadi menurut asumsi saya jika tidak ada ketegasan ataupun keberanian dari DLHK selamanya akan tetap seperti ini Sanksi lama hilang akan muncul Sanksi baru dan seterusnya.” Bebernya.

Menurut Sumiran (52) Ketua RT.02i Dusun Sei Kundur Permintaan Masyarakat tidak muluk-muluk” Perusahaan . Jangan buang Limbah Keparit dan tutup alirannya jangan dibuka lagi dan hilangkan kebisingan suara pabrik agar masyarakat bisa tentram tidak tergangu itu saja kok.”pungkasnya.

Oleh Iwansyah Sitorus (Kabiro korankomunitas.com Rohil)

Share This Post